Dalam Diam, Aku Menyebut Namamu
Cinta tidak selalu datang dalam gegap gempita. Terkadang, ia menyelinap pelan dalam diam, menetap tanpa banyak kata, dan tumbuh di antara keraguan dan doa. Kisah ini bukan tentang cinta yang instan atau romansa yang berlebihan. Ini adalah kisah tentang dua hati yang saling menyimpan nama satu sama lain dalam diam, saling berdoa tanpa kepastian, dan tetap berharap meski waktu seolah menjauhkan. Namanya Inara . Seperti cahaya lembut yang menenangkan hati siapa pun yang mengenalnya. Tatapannya teduh, senyumnya ringan, tapi menyisakan bekas lama dalam ingatan. Ia tidak pernah menyadari bahwa kehadirannya menjadi alasan seseorang bernama Zayyad mengucap doa lebih lama setiap malam. Pertemuan mereka bukan hal luar biasa—sebuah majelis kecil, tempat ilmu dan tawa bersisian. Tapi bagi Zayyad, hari itu adalah awal dari hatinya bergetar. Ia yang biasanya tenang dan pendiam, mendapati dirinya menunggu satu senyuman. Bukan senyuman siapa-siapa, tapi senyuman gadis itu: Inara. Zayyad bukan tipe le...